Harusnya kau tahu,
bahwa yang kau simpan rapi
teramat rapi
tak seorang pun tahu
bahwa ia ada di sana
Tapi tidak dengan-Nya
DIA tahu yang tersembunyi
Kau yang lelap dalam harap
semata harap
yang lantas membuat senyap
Saat DIA jauhkan kembali yang telah dekat
kau tercekat
tersadar kuasa-Nya mampu
membuat segalanya ada
atau meniadakan segala
Lalu...
kau kembali tersungkur sujud
pintamu buncah dalam lamat-lamat zikir
Tuhan...
aku bertanya
masih bolehkah ia meminta sekali lagi
agar jalannya lebih rapi
agar yang tersimpan rapi tak membuatnya menepi
Mencoba memaknai hari-hari
Jumat, 05 September 2008
Dialog Maya
Sebutir Hujan
Dan
riaknya menggerutu dalam diamku
Aku beriak
saat sebutir hujan
mengusik heningku
Piasnya terserak ke tepian,
menyapa pasir yang memagari pantai
Landai...
Luruh lagi dibawa ombak ke lautan
Tak berasa
tenggelam
Lalu hilang
bersama angin,
Terlupakan begitu saja
ia berkata :
sudahlah
Label:
PUISI
Sabtu, 30 Agustus 2008
PERSIMPANGAN
Ternyata tidak mudah untuk memilih akan kemana melangkah bila dihadapkan pada beberapa pilihan. Tapi pilihlah yang pasti benar. "Shirathal mustaqiem"
Bismillah...
sebab hidup tidak sekedar berupa rangkaian waktu
tapi juga rangkaian zikir yang menjadikan segalanya bernilai indah.
Maka, melangkahlah...pada titianNYA saja
Langganan:
Postingan (Atom)
MULTI INFO
My Favourite Film
- The Message
- Vertical Limit
- Turtle can Fly
- The Kite Runner
- The Purshuit of Happynes
- Ie Grand Voyage
- Sang Murabby
My Favourite Books
- Tetralogi Laskar Pelangi
- A Thousand Splendid Suns
- The Kite Runner
Acara TV Favourite
- Akhirnya Datang Juga
- Wisata Kuliner
- Cinta Fitri, hehehe
- e-Lifestyle
- Padamu Negeri
- Apa Kabar Indonesia
- Kick Andy
- Todays Dialogue
- The nanny 911
